2016-02-13

Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak

Kita ketahui bersama, saat ini biaya pendidikan masih kita rasakan sangatlah tinggi. Ditambah lagi penghasilan yang sekiranya hanya cukup untuk keperluan sehari-hari, ini sangatlah menambah “beban” hidup yang tak terhindarkan.

Dari sekian banyak cara untuk mengatasi masalah keuangan ini, mungkin dengan mengikuti asuransi pendidikan anak sedikit bisa membantu dalam hal mengelola keuangan keluarga.

Baiklah, berbicara asuransi saat ini banyak sekali perusahaan yang menawarkan produk asuransi pendidikan ( insurance education ). Namun demikian keputusan untuk memilih produk tentu saja kembali kepada kebutuhan Anda, dan yang tak kalah pentingnya pilihlah perusahaan asuransi yang benar-benar terbukti dan terpercaya.

Sebagai referensi dari sekian banyak perusahaan asuransi (insurance), mungkin di AJB BUMIPUTERA 1912 layak anda coba untuk mengikuti program asuransi pendidikan anak. Dengan usianya sudah menginjak 104 tahun pada tanggal 12 Febuari 2016 (tepat hari ini), AJB BUMIPUTERA 1912 sangat cocok bagi masyarakat kalangan menengah tentunya dengan logo dan slogan barunya proven over time (terbukti dari waktu ke waktu).

Bukan dikarenakan saya pernah bekerja di AJB BUMIPUTERA 1912 dan serta merta mengunggulkannya, namun terlebih dari yang saya sebutkan diatas tadi yaitu AJB BUMIPUTERA 1912 yang masih mempertahakan jenis produk asuransi konvensional (tradisional) yang saya rasa sangat cocok bagi masyarakat indonesia secara umum. Tidak seperti perusahaan lain yang terlebih asuransi semi/full unit link.

Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak
Nah, jika anda telah yakin dengan perusahaan asuransi pilihan anda, dibawah ini bisa dijadikan referensi bagi anda yang ingin memilih asuransi pendidikan anak, seperti dikutip oleh detik finance :

1. Menghitung Besarnya Biaya Pendidikan
Satu hal penting yang harus diperhatikan sebelum memilih asuransi pendidikan adalah menghitung dengan teliti biaya pendidikan saat ini dan biaya tersebut di masa mendatang. Pertama-tama, tentukan dimana Anda akan menyekolahkan anak kemudian hitung biaya sekolah tersebut saat ini.

Dengan menggunakan metode Time Value of Money (Nilai Uang Terhadap Waktu), hitung kebutuhan dana tersebut di masa yang akan datang sesuai dengan tahapan kapan anak tersebut masuk sekolah. Banyak orang salah dalam mengartikan dan melakukan perhitungan ini, sehingga sangat dianjurkan untuk benar-benar detail dalam melakukan perhitungan dengan memperhatikan tingkat inflasi dan tingkat kenaikan biaya pendidikan.

2. Membandingkan Besarnya Premi dengan Nilai Tabungan
Langkah selanjutnya adalah menghitung berapa besar premi yang harus dibayarkan ke perusahaan asuransi, kemudian bandingkan dengan nilai tabungan pendidikan yang dapat ditarik ketika masa penarikan tiba. Dari situ dapat dilihat apakah dana yang akan diberikan cukup untuk memenuhi kebutuhan biaya-biaya sekolah anak Anda.

Hati-hati dan harus selalu diingat bahwa biasanya illustrasi dari perusahaan asuransi memberikan nilai investasi yang dapat ditarik (dibagikan) dalam nilai uang sekarang, bukan nilai uang di masa mendatang.

3. Fleksibilitas Penarikan Dana Pendidikan
Hal lain yang harus juga diperhatikan adalah seberapa fleksibel nilai tunai atau tahapan dana pendidikan tersebut bisa ditarik. Banyak dari tahapan biaya pendidikan tidak bisa ditarik kecuali pada tahun-tahun yang telah ditentukan seperti tahun ke-7 untuk masuk SD, tahun ke 12 untuk masuk SMP dan seterusnya. Adapun dengan bertambahnya gizi dan semakin cepatnya anak-anak anda bersekolah maka ada kemungkinan dana tersebut tidak dapat ditarik sebelum saatnya.

Semoga dengan artikel ini dapat membantu anda untuk mencari jenis asuransi pendidikan bagi keluarga anda. Demikian artikel di publish dengan judul : Tips Memilih Asuransi Pendidikan Anak



Tiada ulasan:

Catat Ulasan